Jumat, 03 Juli 2009

Sistem Reproduksi

biology session!!

edu tentang sistem reproduksi kadang-kadang memang menjadi suatu yang tabu untuk dibicarakan. (perhatian: bacanya wajib ngikutin gayanya feni rose! heheheee.... peace, mbak fenny! ^ ^v) balik lagi ke sistem reproduksi, emang sih.... coba aja survey sama remaja-remaja yang lagi belajar sistem reproduksi sama guru-gurunya! pasti banyak yang pikirannya ngelayang-layang dan nggak jarang ketawa-ketawa! (seperti yang saya alami juga. heheheee....) nah! bagi yang mau mempelajari tentang sistem reproduksi yang ujung-ujungnya ke arah sex, yuk kita belajar lebih banyak! selain nambah pengetahuan, kamu-kamu bisa lebih ngerti juga tentang penyakit-penyakit "itu". heheee...... thanks to my best teacher Mr. Iin Gantihar for ur nice teaching! :-)

TOPIK PEMBICARAAN
 PELVIS
• TULANG PEMBENTUK PELVIS
• DINDING PELVIS
• STRUKTUR YANG ADA DALAM PELVIS
 ALAT REPRODUKSI PRIA
 ALAT REPRODUKSI WANITA
• ALAT REPRODUKSI EXTERNA
• ALAT REPRODUKSI INTERNA



PELVIS
 Pelvis Mayor : Suatu pasu tulang yang terletak diatas linea terminalis,
 Pelvis minor adalah pasu tulang yang berada dibawah linea terminalis
 Pelvis inlet ~ linea terminalis
 Pelvis outlet: dibentuk oleh
• koksigis dibelakang
• simfisis pubis di depan
• archus pubis
• Iskhium
• ligamen (lig sacrosipinosum, lig sacro tuberosum),
• Membranobturatoria
• m cocygeus
• m obturatorius
• m piriformis







 Conjugata vera adalah ukuran dari premotorium ke tepi atas simpisis (11cm)
 Conjugata obstretic adalah ukuran dari bawah simpisis ke premotorium
 Diameter transversa adlah ukuran terbesar linea innominata (12,5-13,5 cm)
 Diameter obliq aalah ukuran dari sacroiliaca ke tuberculum pubucum (13 cm)



 Kukran muka belakang,dari pinggir bawah simpisis ke ujung sacrum (11,5 cm)
 Ukuran melintang, antara tuber ischiadicum (10,5 cm)
 Diameter sagitalis posterior dari ujung sacrum ke pertengahan ukuran melintang (7,5 cm)

Ukuran Panggul

 Dapat memprediksi apakah persalinan berlangsung lancar atau tidak
 Dapat diperoleh dengan
• Klinis
• Rontgenologis

Pengukuran klinis

 Ukuran konjunata vera adalah ukuran terpenting dan satu-satunya ukuran yang dapat diukur indirect dengan cara mengurangi conjugata diagonalis dengan 1.5-2 cm
 Cara mengukur conjugata diagonalis dengan 2 jari (jari tengah dan telunjuk) melalui kokavitas sacrum, jari tengah digerakan sampai dapat meraba premotorium
 Jika CV lebih besar 10 cm maka pap dianggap cukup aman

Bidang Panggul

 Bidang luas panggul, adalah bagian panggul dengan ukuran terbesar, terbentuk dari:
• Pertengahan simpisis
• Pertengahan acetabulum
• Pertemuan ruas sacral II dan III
 Bidang sempit panggul, adalah bagian panggul dengan ukuran terkecil, terbentuk dari:
• Setinggi baian bawah simpisis
• Kedua spina ischiadicae
• 1-2 cmm diatas sacrum

Lantai Pelvis

 Dibentuk oleh dua berkas otot yakni:
• M Levator ani
 M Pubococygeus
 M Iliococygeus
 M Pubo vaginalis
 M Puborectalis
 M Elavator prosta
• M Cocygis

Isi Rongga Pelvis

 Kandung kencing dan kedua ureter
 Kolon pelvisk (sigmoid)
 Rektum
 Saluran limfe
 Serabut saraf lumbosacral
 Pembuluh darah arteri iliaka interna dan vena
 Peritoneum
 Pada perempuan terdapat uterus beserta ligamennya, tuba uterina dan ovarium
 Pada laki-laki vans deferens dan vesika seminale dan prostat





Organ Genetalia Pria

 Organ genetalia pria terdiri dari
• Testis
• Saluran
 Dustuli Defferentes
 ductus epididymis
 ductus deferens
 ductus ejakulatorius
 uretha
• Kelenjar
 Vesika seminalis
 Prostat
 glandula bulbourethralis
 glandula urethralis
• Penis

 Testis : Organ kelamin laki-laki fungsi untuk tempat pembentukan spermatozoa dan pembentukan hormon testoteron
• Pada awal janin berada dlm perut
• Janin 3 bln turun ke canalis inguinal
• Janin 7 bln turun ke scrotum
• Testis kiri lebih rendah dri testis kanan
• Pelapis testis
• Tunica vaginalis
• Tunia albuginea
• Tunica vaskular


 Testis : Organ kelamin laki-laki fungsi untuk tempat pembentukan spermatozoa dan pembentukan hormon testoteron
• Pada awal janin berada dlm perut
• Janin 3 bln turun ke canalis inguinal
• Janin 7 bln turun ke scrotum
• Testis kiri lebih rendah dri testis kanan
• Pelapis testis
• Tunica vaginalis
• Tunia albuginea
• Tunica vaskular




 Testis terdiri 200-300 lobuli
 1 lobulli terdiri 1-4 tubulus seminiferus
 Tubulus seminiferus terdiri dri
• Sel penyokong/sertoli (nutritif)
• Sel spermatogenik (spermatogonia>spermatosit>spermatid>apermatozoa)
 Scrotum : kantong testis berupa kantng kulit tanpa jaringan subkutan dan berisi sedikit otot (fungsi mengatur suhu testis)

 Duktuli epidedimis: organ kecil dibelakang testis, berisi tabung kecil berliku, melalui tabung ini sperma di tampung dan masuk kedalam van deferens
 Van deferens : Saluran yang berjalan dari epididimis naik di belakang testis, masuk ke funikulus spermatikus, masuk ke pelvis dan berakhir diductus ejakulatorius. Dalam duktus differans terdapat 3 lapisan otot yang masing-masing seratnya berlainan arah.



 Duktus ejakulatorius : sebagai kelanjutan dari duktus deferns. Bermuara pada uretrha sebagai celah longitudinal dikelilngi plexus venosus, serabut elastis dan jaringan otot polos
 Glandula seminalis : berbentuk pipa berkelok bermuara pada perbatasan ductus deferens dan duktus ejakulatorius. Fungsi mengeluarkan getah kental
 Prostat sebuah kelenjar berbentuk konus terletak dibawah vesika urinaria. Menghasilkan getah bersifat alkalis dan berbau spesifik
 Glandula bulbourethea merupakan sepqasang kelenjar bermuara pada urethra menghasilkan getah yang bersifat lendir agak alkalis didug berguna untuk membersihkan urethra dari sisa urine.


sekian dulu pembahasan ini. laen kali, saya sambung lagi. babaaaayyy!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar